pengikut

Rabu, 14 Januari 2015

MAJALAH MASEEL KPI IAIN BENGKULU







READ MORE - MAJALAH MASEEL KPI IAIN BENGKULU

MAJALAH AL-FAAFA







READ MORE - MAJALAH AL-FAAFA

Majalah Bengkulu Sehat Islami (Komunikasi Penyiaran Islam IAIN Bengkulu)

READ MORE - Majalah Bengkulu Sehat Islami (Komunikasi Penyiaran Islam IAIN Bengkulu)

Selasa, 21 Mei 2013

Inilah Hewan Langka dan Aneh di Dunia


Berdasarkan perkiraan baru-baru ini bahwa planet bumi kita ini dihuni oleh sekitar 30-50 juta spesies hewan. Di antara spesies-spesies tersebut adalah burung, anjing, kucing, dan ikan. Tetapi apakah Anda tahu bahwa ada spesies aneh yang mungkin Anda belum pernah dengar sebelumnya? Berikut di bawah ini kami cantumkan beberapa spesies hewan paling aneh dan langka di dunia.

1.
Solenodon
hewan paling langka di dunia

Solenodon adalah hewan mamlia yang beraktifitas pada malam hari, menggali, dan pemakan serangga. Hanya ada satu genus Solenodon yang dikenal, meskipun ada beberapa spesies lain yang muncul pada satu waktu dan sekarang dianggap sebagai s
inonim dari pendahulunya.
Solenodon menarik perhatian para peneliti filogenetik karena karakteristik hewan ini berentensi dengan mamalia primitif, spesies mereka sangat dengan yang hidup pada akhir era dinosaurus.


2. Luwak Afrika

hewan paling aneh dan langka di dunia

Luwak Afrika adalah hewan asli yang hidup di alam tropis Afrika. Tidak seperti kebanyakan spesies lain dari keluarga hewan ini, yang lebih menyerupai kucing, Luwak Afrika lebih menyerupai seekor anjing pendek.

Sama seperti semua jenis musang, hewan ini juga yang memiliki kelenjar perianal yang menghasilkan cairan civetone (digunakan dalam industri parfum), yang tersebar sebagai penanda di wilayahnya untuk mengklaim daerah kekuasaanya.

3.
Echidna Berparuh Panjang

hewan paling aneh dan langka di dunia

Echidnas berparuh panjang adalah salah satu dari dua genus (genus Zaglossus) dari echidnas, monotremes berduri yang tinggal di New Guinea. Ada tiga spesies hidup dan dua spesies yang telah punah dalam genus ini. Echidnas adalah salah satu dari dua jenis mamalia yang bertelur.

4. Babi Laut
foto hewan aneh
Scotoplanes atau yang lebih dikenal sebagai babi laut, adalah genus dari holothurian laut dalam (teripang). Makhluk laut ini seperti persilangan antara babi dan siput. Jika diperhatikan makhluk ini kelihatan lucu, ia seperti memiliki jari-jari manusia yang tumbuh keluar dari mulutnya.

5. Trenggiling
foto hewan aneh

Trenggiling adalah mamalia jenis lain dari Pholidota. Hewan ini memiliki keratin dalam skala besar untuk melindungi kulit mereka dan satu-satunya mamalia dengan kemampuan adaptasi seeperti ini.

Mereka ditemukan
di daerah tropis Afrika dan Asia. Nama "trenggiling" berasal dari kata pengguling (bahasa Melayu).

Trenggiling
merupakan binatang nokturnal, yang menggunakan indra penciuman mereka untuk menemukan serangga. Trenggiling ekor panjang aktif di siang hari, dan biasanya menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk tidur, yakni dengan cara meringkukan tubuh menjadi seperti bola.


6. Ikan Vampir
hewan paling aneh dan langka di dunia
Ikan Vampir adalah, hewan laut jenis cephalopoda yang ditemukan di lautan beriklim sedang dan tropis. Dengan mengerahkan filamen panjangnya, ikan Vampir dapat hanyut bersama arus di kegelapan laut.

Jika
filamennya tersenggol sesuatu, atau tergetar, hewan ini meresponya dengan gerakan akrobatik yang sangat cepat. Mereka mampu berenang dengan kecepatan setara dengan dua kali panjang tubuh per detik, dengan waktu percepatan lima detik. Namun, otot yang lemah membatasi stamina mereka.

7. Salamander Raksasa dari China


hewan paling aneh dan langka di dunia

Salamander raksasa Cina adalah salamander terbesar di dunia, bisa mencapai panjang 180 cm (6 ft), meskipun jarang yang mencapai ukuran seperti itu untuk saat ini.

Endemik
sungai gunung berbatu dan danau di Cina ini sangat terancam karena mereka kehilangan habitat aslinya, polusi, dan penangkapan. Hewan ini dianggap sebagai makanan lezat dan digunakan dalam pengobatan tradisional Cina.


8. Badak Sumatera


hewan paling aneh dan langka di dunia

Badak Sumatera adalah hewan yang sebagian besar hidupnya dijalani secara soliter, kecuali untuk kawin dan membesarkan anak. Ini adalah spesies badak yang paling vokal dan juga berkomunikasi melalui tanah untuk menandai wilayahnya dengan mengunakan kaki, berputar-putar hingga membentuk pola, dan meninggalkan kotoran.

Badak
menghabiskan sebagian besar waktunya dalam kubangan. Ketika lubang lumpur tidak tersedia, badak akan mengeruk genangan air dengan kaki dan tanduknya. Perilaku berkubang membantu badak untuk mempertahankan suhu tubuh dan melindungi kulitnya dari ektoparasit dari serangga.


9. Galago Besar


hewan paling aneh dan langka di dunia
Galago besar adalah nama umum untuk tiga spesies primata jenis strepsirrhine. Mereka diklasifikasikan dalam genus Otolemur dalam keluarga Galagidae.

10. Lumba-lumba Sungai Amazon alias Boto


foto satwa langka

Lumba-lumba sungai Amazon, alias Bufeo, Bufeo Colorado, Boto, Boto Cor de Rosa, Boutu, Nay, Tonina, atau lumba-lumba merah muda, adalah endemik lumba-lumba sungai air tawar seperti Sungai Orinoco, Amazon dan Araguaia / Tocantins di Brasil, Bolivia , Peru, Ekuador, Kolombia dan Venezuela.
Lumba-lumba merah muda telah terdaftar sebagai hewan yang terancam punah akibat dari polusi, penangkapan serta perdagangan yang berlebihan, dan hilangnya habitat asli mereka. Tak heran bila hewan ini masuk ke dalam salah satu kelompok hewan paling langka di dunia.  Yang menarik, otak lumba-lumba sungai ini adalah 40% lebih besar dari otak manusia.

11. Mola-mola atau Ikan Matahari
foto satwa langkaIkan matahari atau Mola-mola adalah ikan dengan tulang terberat di dunia. Ikan dewasa memiliki berat rata-rata 1.000 kg. Ikan matahari hidup dalam diet yang sebagian besar makanannya hanya terdiri dari ubur-ubur, tetapi karena diet ini sangat minim nutrisi, sementara mereka mengkonsumsinya dalam jumlah besar, ini membuat tubuh mereka tumbuh besar.

Betina dari spesies ini dapat memproduksi telur lebih banyak dari vertebrata manapun yang dikenal. Sunfish goreng buntal mirip miniatur, dengan sirip dada besar, sirip ekor dan duri seperti biasanya dari tubuh mola-mola dewasa.

12. Tasmania Devil


binatang langka foto
Tasmanian devil adalah hewan karnivora yang hidup di alam liar dan hanya ditemukan di pulau Tasmania Australia. Karena mereka dianggap sebagai ancaman terhadap ternak di Tasmania, mereka sering menjadi sasaran perburuan, hingga tahun 1941 hewan ini resmi dilindungi.

Sejak akhir 1990-an, penyakit tumor wajah telah mengurangi populasi
Tasmanian devil secara signifikan dan sekarang mengancam kelangsungan hidup spesies ini, dan sejak Mei 2009 Tasmanian devil dinyatakan terancam punah.

13. Aardvark


binatang langka foto
Aardvark adalah mamalia nokturnal asli Afrika. Hewan ini merupakan makhluk soliter yang hampir seluruh makanannya hanya terdiri dari semut dan rayap, untuk buah mereka hanya makan mentimun aardvark.
Aardvarks dapat hidup lebih dari 24 tahun di penangkaran.

Itulah ketigabelas hewan paling langka di dunia, tentu seiring waktu jumlah ini akan semakin bertambah, baik jenis maupun spesiesnya. Dan bukan tidak mungkin suatu hari nanti sebagian dari hewan-hewan di atas akan masuk kedalam kategori "punah" kalau manusia tidak mampu menjaga populasinya.
READ MORE -

Inilah Ular Terbesar Di Dunia


ular terbesar di duniaUlar terbesar di dunia yang ditemukan di pedalaman hutan Kalimantan ini sanggup menelan 7 manusia dewasa sekaligus. Foto diatas pernah menjadi sensasi berita yang cukup heboh di dunia maya.

Sekelompok pekerja yang sedang melakukan pembukaan hutan untuk membuat jalan baru, buldozer mereka secara tidak sengaja melindas seekor ular Boa berukuran besar yang mereka kira sebuah gundukan tanah.

Operator mesin buldozer terkejut ketika mendapati ada ceceran darah dipermukaan tanah. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata ada seekor ular Boa besar yang sedang sekarat dibawah mesin buldozernya. Ketika pekerja yang lain berdatangan untuk memeriksanya, ular tersebut sudah mati. 


Sebenarnya terdapat dua ekor ular besar, namun ular yang satunya menghilang kedalam lebatnya hutan. Sementara operator buldozer sangat shock sampai tidak dapat berdiri begitu menyadari betapa besarnya ular yang baru saja dia gilas.

Ular boa yang telah mati tersebut berbobot 300 kg, dengan panjang 16,7 meter (55 fit), dan diperkirakan berumur 140 tahun. Dengan ukuran sebesar itu, tidak salah bila ular boa ini diklaim sebagai ular terbesar di dunia.

READ MORE -

Kamis, 20 Desember 2012

Anjuran Untuk Mencintai dan Membenci Karena Allah

Anjuran Untuk Mencintai dan Membenci Karena Allah





Segala puji bagi Allah, Dia yang mencintai orang-orang yang bertaqwa dan mengangkat derajat orang-orang yang berbuat baik. Aku memuji Allah Yang Maha Suci yang telah menjadikan cinta sebagai tanda kebenaran iman orang-orang yang beriman, dan sebagai bantahan atas orang yang zalim dan dusta. Allah Subahanahu Wa Ta’ala berfirman:
قال الله تعالى: ﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ وَكُونُواْ مَعَ الصَّادِقِينَ﴾
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar. (QS. Al-Taubah: 119).
Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya kecuali Allah, Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi -Nya. Dia-lah yang telah menjadikan amal yang jujur dan perkataan yang benar sebagai tanda bagi benarnya keimanan dan sebagai pembeda antara orang-orang yang beriman dengan orang-orang yang sesat. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
قال الله تعالى: ﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ آذَوْا مُوسَى فَبَرَّأَهُ اللهُ مِمَّا قَالُوا وَكَانَ عِندَ اللهِ وَجِيهًا * يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعْ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا﴾
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat di sisi Allah. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. (QS. Al-Ahzab: 69-71).
Aku bersaksi bahwa sesungguhnya penghulu kita dan Nabi kita Muhammad adalah hamba dan utusan Allah Subahanahu Wa Ta’ala berfirman, imam orang-orang yang bertaqwa dan suri tauladan yang baik bagi orang-orang yang cinta lagi beramal saleh dan pelita bagi orang-orang yang berjalan menuju Allah Subahanahu Wa Ta’ala. Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda: “Tidak beriman salah seorang di antara kalian sehingga aku lebih dicintainya dari anaknya, orang tuanya dan seluruh manusia”. Muttafaq alaihi.
Ya Allah sampaikan shalawat dan salam kepada hamba dan Rasul -Mu Muhammad, dan kepada keluarga serta para shahabatnya yang memiliki pandangan yang benar dan mata hati yang lurus, juga kepada para pengikut hingga hari kiamat.
Amma Ba’du: Wahai sekalian manusia bertaqwalah kepada Allah Subahanahu Wa Ta’ala berfirman dan ketahuilah bahwa cinta dan benci karena -Nya adalah jalan yang jelas menuju persaudaraan dalam Islam. Cinta dan benci karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala inilah yang membedakan mereka dengan yang lainnya, walau mereka berbeda warna kulit, kebangsaan, zaman dan tempat. Itulah ikatan yang menjadi dasar bagi tegaknya persatuan mereka. Sebagaimana hal ini dijelaskan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, dan beliau juga menyebutkan tentang faedahnya: Tiga perkara yang apabila terdapat pada seseorang maka dia akan merasakan manisnya keimanan, yaitu menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai-Nya dari selain kedua mereka berdua, tidak mencintai seseorang kecuali karena Allah dan benci kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya dari kekufuran tersebut sebagaimana dia benci jika dicampakkan ke dalam api neraka”. Muttafaq alaihi.
Dengannya orang-orang yang beriman akan merasakan manisnya keimanan selain ketentraman, kenikmatan, kelezatan dan kebahagiaan hati yang tercermin dalam semangat untuk taat kepada Allah Subahanahu Wa Ta’ala dan mengemban cobaan di dalam jalan keimanan dan jauh dari maksiat kepada –Nya dan jiwa bersabar dengan menjauhi kemaksiatan.
Cinta karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala akan terbukti secara nyata pada kecenderungan, persepsi, perkataan dan perbuatan seorang muslim, sebagaimana disebutkan di dalam hadits Rasulullah shallallahu alaiahi wa sallam: “Orang beriman yang satu dengan yang lainnya bagai bangunan yang saling menguatkan antara bagian yang satu dengan bagian yang lain”. HR. Bukhari.
Maksudnya adalah hubungan seorang muslim dengan yang lainnya  kuat dan saling mengikat, di mana seorang muslim tidak tampak dengan prilaku ganjil yang bertentangan dengan ajaran Islam dan tidak pula berlaku aneh dan menyelisihi sesuatu yang telah ditetapkan oleh Islam. Hadits ini memberikan gambaran nyata tentang kekuatan hubungan seorang muslim yang satu dengan lainnya dan kecintaannya yang benar kepada Islam dan saudaranya di dalam Islam dan inilah makna firman Allah Azza Wa Jalla:
قال الله تعالى: ﴿إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ﴾
“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara”. (QS. Al-Hujurat: 10).
قال الله تعالى: ﴿يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ﴾
Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-Hujurat: 13).
Para ulama salaf benar-benar memahami makna ini dan merekapun mengamalkannya dalam kehidupan mereka yang nyata baik pada sisi kehidupan pribadi atau kehidupan bermasyarakat, dan mereka hidup memperjuangkan cinta karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala sehingga memuji mereka pada firman-Nya:
قال الله تعالى: ﴿وَالَّذِينَ تَبَوَّؤُوا الدَّارَ وَالْإِيمَانَ مِن قَبْلِهِمْ يُحِبُّونَ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِّمَّا أُوتُوا وَيُؤْثِرُونَ عَلَى أَنفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ ﴾
Dan orang-orang yang telah menempati Kota Madinah dan telah beriman (Ansar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin) mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka. Dan mereka tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (orang Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). (QS. Al-Hasyr: 9).
Maksudnya adalah walaupun mereka dalam keadaan kefakiran atau butuh pada apa yang telah mereka korbankan karena cinta kepada Allah Subahanahu Wa Ta’ala untuk saudara yang seiman.
Dari Ibnu Umar radhiallah anhuma berkata: Sungguh kami melihat di masa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam di mana tidak ada seorangpun yang lebih berhak menerima uang dinar dan uang dirham yang dimilikinya selain saudaranya semuslim”. Dimanakah letak posisi kita dalam urusan cinta antara sesama muslim karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala jika dibanding dengan para shahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pada zaman sekarang ini?.
Sungguh suatu kepalsuan tentang realita pahit yang mengungkapkan tentang riya’, penipuan dan kebohongan serta kelicikan kita di mana kita melibatkan saudara kita seiman dalam lubang kehancuran dan kebinasan. Seperti inilah kenyataannya, selama cinta tidak didasarkan karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala maka dia menjadi bumerang bagi pelakunya walau masa percintaan cukup lama dan saling memberikan manfaat di dunia, sebab akhir kehidupannya di akherat kelak adalah kehancuran. Allah Subahnahu Wa Ta’ala berfirman:
قال الله تعالى: ﴿الْأَخِلَّاء يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ﴾
Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa. (QS. Al-Zukhruf: 67).
Di dalam sebuah hadits disebutkan: Tujuh golongan orang yang akan mendapat naungan Allah Subahanahu Wa Ta’ala di hari kiamat pada hari tidak ada naungan kecuali naungan Allah…di antara yang disebutkan adalah dua orang lelaki yang saling mencintai karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala, berkumpul karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala dan berpisah karena-Nya”.
Disebutkan di dalam riwayat Ibnu Abbas radhillahu anhuma pada saat beliau ditanya tentang orang beriman dan tanda-tandanya: Barangsiapa yang saling mencintai karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala, marah karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala, memberi karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala dan tidak memberi karena -Nya maka dengan hal itu imannya telah sempurna”. HR. Abu Dawud. Maksudnya adalah Allah Subahaahu Wa Ta’ala akan memberikan hamba -Nya kemenangan, dukungan dan bantuan dari Allah Subahanahu Wa Ta’ala karena adanya rasa saling mencintai karena -Nya. Dan seorang hamba tidak akan merasakan manisnya keimanan walau shalat dan puasanya banyak, hingga dia melakukan hal tersebut karena -Nya.
Sebagaimana saling mencintai karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala dianjurkan maka sama halnya dengan benci harus didasarkan karena -Nya, maka seorang muslim harus membenci orang-orang yang memusuhi Allah Subahanahu Wa Ta’ala dan Rasul -Nya, dan orang yang menyimpang dari ajaran -Nya serta memusuhi para kekasih Allah Subahanahu Wa Ta’ala dan para hamba -Nya yang shaleh. jika suasana ini terbentuk maka tidak boleh seorangpun dari kaum muslimin sengaja berlaku baik kepada orang lain dan diam terhadap kemaksiatan saudaranya agar kemaksiatan tersebut tidak menyebar. Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Tolonglah saudaramu baik dia zalim atau dizalimi”. HR. Bukhari.
Menolongnya sebagai orang yang zalim makasudnya adalah mencegahnya dari berbuat zalim baik zalim terhadap dirinya sendiri dengan melakukan maksiat atau berlaku zalim atas orang lain dengan berbuat criminal terhadap orang lain.
Wahai hamba Allah Subahanahu Wa Ta’ala, Takutlah kepada -Nya dan ketahuilah ikatan keimanan yang paling kuat adalah saling mencintai dan membenci karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala, dan selama cinta dan kebencian tidak didasarkan karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala maka kehidupan tidak akan berjalan lurus dan dalam beberapa waktu saja dia akan hancur.
قال الله تعالى: ﴿إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ ادْخُلُوهَا بِسَلاَمٍ آمِنِينَ وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِم مِّنْ غِلٍّ إِخْوَانًا عَلَى سُرُرٍ مُّتَقَابِلِينَ لاَ يَمَسُّهُمْ فِيهَا نَصَبٌ وَمَا هُم مِّنْهَا بِمُخْرَجِينَ﴾
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). (Dikatakan kepada mereka): "Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman". Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya. (QS. Al-hijir: 45-48).
Semoga Allah Subahanahu Wa Ta’ala memberikan keberkahannya bagiku dan bagi kalian semua di dalam Al-Qur’an yang mulia, dan Allah Subahanahu Wa Ta’ala memberikan manfaat bagiku dan bagi kalian dengan ayat-ayat  Allah Yang Maha Bijaksana yang tertera di dalamnya. Hanya inilah yang bisa aku katakan dan aku memohon ampunan bagi diriku dan bagi kalian serta seluruh kaum muslimin kepada Allah yang Maha Mulia dari segala dosa. Mohonlah ampun kepada-Nya dan bertaubatlah kepada Allah, sebab Dia adalah Zat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Khutbah kedua
Segala puji bagi Allah Subahanahu Wa Ta’ala atas segala anugrah kebaikan yang telah diberikan oleh -Nya, dan syukur kepada -Nya atas segala karunia dan pemberian -Nya. Dan aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah Subahanahu Wa Ta’ala, Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi -Nya, kesaksian yang mengagungkan Allah Subahanahu Wa Ta’ala, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan -Nya, semoga Allah Subahanahu Wa Ta’ala mencurahkan shalawat dan salam yang berlimpah kepada Nabi, para shahabat, keluarga dan semua orang yang mengikuti beliau samapai hari kiamat…amma ba’du:
Wahai sekalian hamba Allah Subahanahu Wa Ta’ala bertaqwalah kepada -Nya dan ketahuilah bahwa cinta ini memiliki posisi yang strategis di dalam masyarakat muslim, orang-orang yang saling mencintai karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala akan menempati posisi yang sangat mulia dan menempati derajat orang yang bergelar al-siddiqin. Dari Abi Hurairah radhiallahu anhu bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman pada hari kiamat dimanakah orang-orang yang saling mencintai karena keagunganKu, pada hari ini Aku menaungi mereka di bawah naunganku pada hari tidak ada naungan kecuali naungan Allah. HR. Muslim.
Dan menziarahi saudara seiman karena rasa rindu dan cinta karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala akan mendatangkan kecintaan kepada -Nya. Dan orang yang menjenguk orang yang sakit atau menjenguk saudaranya karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala akan dimasukkan ke dalam surga -Nya, seruan datang kepadanya: Engkau akan merasakan kebaikan dalam hidupmu dan perjalananmu dan semoga engkau mendapat surga sebagai tempat tinggal”.
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Tidaklah dua orang yang saling mencintai karena Allah kecuali orang yang paling dicintai adalah orang yang paling mencintai saudaranya”. HR. Ibnu Hibban dan Al-Hakim.
Maka sumber cinta karena Allah Subahanahu Wa Ta’ala adalah keimanan, dan seorang muslim mencintai saudaranya seiman karena ketaatan dan kebaikan pribadi dan akhlaknya, dan membenci orang lain karena kemaksiatan dan kefasikannya, lalu pada saat kemaksiatan dan kefasikan telah menghilang maka kebencianpun harus pupus sebab kebenciannya bukan pada pribadinya namun pada prilakunya.
Inilah yang dapat aku sampaikan, dan curahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi yang datang membawa kabar gembira dan ancaman, sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada kalian mengucapkan shalawat dan salam di dalam kitab suci -Nya.


Semoga Bermanfaat.
Copy Right : iloveAllahindonesia.com
Muhammad bin Abdullah bin Mu’aidzir
Posted By : Muhammad. R


READ MORE - Anjuran Untuk Mencintai dan Membenci Karena Allah

Kiat-Kiat Menuju Pelaminan

Kiat-Kiat Menuju Pelaminan




Sungguh indah ikatan suci antara dua orang insan yang pasrah untuk saling berjanji setia menemani mengayuh biduk mengarungi lautan kehidupan. Dari ikatan suci ini dibangun keluarga bahagia, yang dipimpin oleh seorang suami yang shalih dan dimotori oleh seorang istri yang shalihah. Mereka mengerti hak-hak dan kewajiban mereka terhadap pasangannya, dan mereka pun memahami hak dan kewajiban mereka kepada Allah Ta’ala. Kemudian lahir dari mereka berdua anak-anak yang tumbuh dalam ketaatan kepada Allah Azza Wa Jalla. Cinta dan kasih sayang pun tumbuh subur di dalamnya. Rahmat dan berkah Allah pun terlimpah kepada mereka. Inilah keluarga sakinah mawaddah wa rahmah, samara kata orang. Inilah model keluarga yang diidamkan oleh setiap muslim tentunya.

Tidak diragukan lagi, bahwa untuk menggapai taraf keluarga yang demikian setiap orang harus melewati sebuah pintu, yaitu pernikahan. Dan usaha untuk meraih keluarga yang samara ini hendaknya sudah dimulai saat merencanakan pernikahan. Pada tulisan singkat ini akan sedikit dibahas beberapa kiat menuju pernikahan Islam yang diharapkan menjadi awal dari sebuah keluarga yang samara.

Berbenah Diri Untuk Mendapatkan Yang Terbaik 

Penulis ingin membicarakan 2 jenis manusia ketika ditanya: “Anda ingin menikah dengan orang shalih/shalihah atau tidak?”. Manusia jenis pertama menjawab “Ya, tentu saja saya ingin”, dan inilah muslim yang masih bersih fitrahnya. Ia tentu mendambakan seorang suami atau istri yang taat kepada Allah, ia mendirikan shalat ia menjalankan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Ia menginginkan sosok yang shalih atau shalihah. Maka, jika orang termasuk manusia pertama ini agar ia mendapatkan pasangan yang shalih atau shalihah, maka ia harus berusaha menjadi orang yang shalih atau shalihah pula. Allah Azza Wa Jalla berfirman yang artinya: “Wanita-wanita yang keji untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji pula. Wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula” [QS. An Nur: 26]. Yaitu dengan berbenah diri, berusaha untuk bertaubat dan meninggalkan segala kemaksiatan yang dilakukannya kemudian menambah ketaatan kepada Allah Ta’ala.

Sedangkan manusia jenis kedua menjawab: “Ah saya sih ndak mau yang terlalu alim” atau semacam itu. Inilah seorang muslim yang telah keluar dari fitrahnya yang bersih, karena sudah terlalu dalam berkubang dalam kemaksiatan sehingga ia melupakan Allah Ta’ala, melupakan kepastian akan datangnya hari akhir, melupakan kerasnya siksa neraka. Yang ada di benaknya hanya kebahagiaan dunia semata dan enggan menggapai kebahagiaan akhirat. Kita khawatir orang-orang semacam inilah yang dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam sebagai orang yang enggan masuk surga. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Setiap ummatku akan masuk surga kecuali yang enggan”. Para sahabat bertanya: ‘Siapakah yang enggan itu wahai Rasulullah?’. Beliau bersabda: “Yang taat kepadaku akan masuk surga dan yang ingkar terhadapku maka ia enggan masuk surga” [HR. Bukhari 6737]

Seorang istri atau suami adalah teman sejati dalam hidup dalam waktu yang sangat lama bahkan mungkin seumur hidupnya. Musibah apa yang lebih besar daripada seorang insan yang seumur hidup ditemani oleh orang yang gemar mendurhakai Allah dan Rasul-Nya? Padahal Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Keadaan agama seorang insan tergantung pada keadaan agama teman dekatnya. Maka sudah sepatutnya kalian memperhatikan dengan siapa kalian berteman dekat” [HR. Ahmad 8065, Abu Dawud 4193. Dihasankan oleh Al Albani]

Bekali Diri Dengan Ilmu

Ilmu adalah bekal penting bagi seseorang yang ingin sukses dalam pernikahannya dan ingin membangun keluarga Islami yang samara. Ilmu yang dimaksud di sini adalah ilmu agama tentunya. Secara umum, seseorang perlu membekali diri dengan ilmu-ilmu agama, minimal ilmu-ilmu agama yang wajib bagi setiap muslim. Seperti ilmu tentang aqidah yang benar, tentang tauhid, ilmu tentang syirik, tentang wudhu, tentang shalat, tentang puasa, dan ilmu yang lain, yang jika ilmu-ilmu wajib ini belum dikuasai maka seseorang dikatakan belum benar keislamannya. Lebih baik lagi jika membekali diri dengan ilmu agama lainnya seperti ilmu hadits, tafsir al Qur’an, Fiqih, Ushul Fiqh karena tidak diragukan lagi bahwa ilmu adalah jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Renungkanlah firman Allah Ta’ala, yang artinya: “Allah meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat” [QS. Al Mujadalah: 11]

Secara khusus, ilmu yang penting untuk menjadi bekal adalah ilmu tentang pernikahan. Tata cara pernikahan yang syar’i, syarat-syarat pernikahan, macam-macam mahram, sunnah-sunnah dalam pernikahan, hal-hal yang perlu dihindari, dan yang lainnya.

Siapkan Harta Dan Rencana

Tidak dapat dipungkiri bahwa pernikahan membutuhkan kemampuan harta. Minimal untuk dapat memenuhi beberapa kewajiban yang menyertainya, seperti mahar, mengadakan walimah dan kewajiban memberi nafkah kepada istri serta anak-anak. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Cukuplah seseorang itu berdosa bila ia menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungannya.” [HR. Ahmad 6527, Abu Dawud 1442].

Namun kebutuhan akan harta ini jangan sampai dijadikan pokok utama sampai-sampai membuat seseorang tertunda atau terhalang untuk menikah karena belum banyak harta. Harta yang dapat menegakkan tulang punggungnya dan keluarganya itu sudah mencukupi. Karena Allah dan Rasul-Nya mengajarkan akhlak zuhud (sederhana) dan qana’ah (mensyukuri apa yang dikarunai Allah) serta mencela penghamba dan pengumpul harta. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Celakalah hamba dinar, celakalah hamba dirham, celakalah hamba khamishah dan celakalah hamba khamilah. Jika diberi ia senang, tetapi jika tidak diberi ia marah” [HR. Bukhari 5955].

Disamping itu, terdapat larangan bermewah-mewah dalam mahar dan terdapat teladan menyederhanakan walimah. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Pernikahan yang paling besar keberkahannya ialah yang paling mudah maharnya” [HR. Ahmad 23388]. Beliau Shallallahu’alaihi Wasallam juga, berdasarkan hadits Anas Bin Malik Radhiyallahu’anhu, ketika menikahi Zainab Bintu Jahsy mengadakan walimah hanya dengan menyembelih seekor kambing [HR. Bukhari 4770, Muslim 2569].
Selain itu rumah tangga bak sebuah organisasi, perlu manajemen yang baik agar dapat berjalan lancar. Maka hendaknya bagi seseorang yang hendak menikah untuk membuat perencanaan matang bagi rumah tangganya kelak. Misalnya berkaitan dengan tempat tinggal, pekerjaan, dll.

Pilihlah Dengan Baik

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda : “Tiga hal yang seriusnya dianggap benar-benar serius dan bercandanya dianggap serius : nikah, cerai dan ruju’ ” (HR. Abu Daud 2194). Salah satunya dikarenakan menikah berarti mengikat seseorang untuk menjadi teman hidup tidak hanya untuk satu-dua hari saja bahkan seumur hidup insya Allah. Jika demikian, merupakan salah satu kemuliaan syariat Islam bahwa orang yang hendak menikah diperintahkan untuk berhati-hati, teliti dan penuh pertimbangan dalam memilih pasangan hidup.

Kriteria yang paling utama adalah agama yang baik. Setiap muslim atau muslimah yang ingin beruntung dunia akhirat hendaknya mengidam-idamkan sosok suami atau istri yang baik agamanya, ia memahami aqidah Islam yang benar, ia menegakkan shalat, senantiasa mematuhi perintah Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Sebagaimana Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menganjurkan memilih istri yang baik agamanya “Wanita dikawini karena empat hal : ……. hendaklah kamu pilih karena agamanya (ke-Islamannya), sebab kalau tidak demikian, niscaya kamu akan celaka”. [HR. Bukhari 4700, Muslim 2661]. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga mengancam orang yang menolak lamaran dari seorang lelaki shalih “Jika datang kepada kalian lelaki yang baik agamanya (untuk melamar), maka nikahkanlah ia. Jika kalian tidak melakukannya, niscaya akan terjadi fitnah dan kerusakan besar di muka bumi” [HR. Tirmidzi 1005, Ibnu Majah 1957].

Selain itu ada beberapa kriteria lainnya yang juga dapat menjadi pertimbangan untuk memilih calon istri atau suami:
  1. Sebaiknya ia berasal dari keluarga yang baik nasabnya (bukan keluarga pezina atau ahli maksiat)
  2. Sebaiknya ia sekufu. Sekufu maksudnya tidak jauh berbeda kondisi agama, nasab dan kemerdekaan dan kekayaannya
  3. Gadis lebih diutamakan dari pada janda
  4. Subur (mampu menghasilkan keturunan)
  5. Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik wanita adalah yang menyenangkan jika engkau pandang…” [HR. Ahmad 9281]
  6. Hendaknya calon istri memahami wajibnya taat kepada suami dalam perkara yang ma’ruf
  7. Hendaknya calon istri adalah wanita yang mengaja auratnya dan menjaga dirinya dari lelaki non-mahram. 

Shalat Istikharah Agar Lebih Mantap

Pentingnya urusan memilih calon pasangan, membuat seseorang layak untuk bersungguh-sungguh dalam hal ini. Selain melakukan usaha, jangan lupa bahwa hasil akhir dari segala usaha ada di tangan Allah Azza Wa Jalla. Maka sepatutnya jangan meninggalkan doa kepada Allah Ta’ala agar dipilihkan calon pasangan yang baik. Dan salah satu doa yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan shalat Istikharah. Sebagaimana hadits dari Jabir Radhiyallahu’anhu, ia berkata: “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam mengajarkan kepada kami istikharah dalam segala perkara sebagaimana beliau mengajarkan Al Qur’an” [HR. Bukhari].

Datangi Si Dia Untuk Nazhor Dan Khitbah

Setelah pilihan telah dijatuhkan, maka langkah selanjutnya adalah Nazhor. Nazhor adalah memandang keadaan fisik wanita yang hendak dilamar, agar keadaan fisik tersebut dapat menjadi pertimbangan untuk melanjutkan melamar wanita tersebut atau tidak. Terdapat banyak dalil bahwa Islam telah menetapkan adanya Nazhor bagi lelaki yang hendak menikahi seorang wanita. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Jika salah seorang dari kalian meminang wanita, maka jika dia bisa melihat apa yang mendorongnya untuk menikahinya maka lakukanlah” [HR. Abu Dawud 1783].

Namun dalam nazhor disyaratkan beberapa hal yaitu, dilarang dilakukan dengan berduaan namun ditemani oleh mahrom dari sang wanita, kemudian dilarang melihat anggota tubuh yang diharamkan, namun hanya memandang sebatas yang dibolehkan seperti wajah, telapak tangan, atau tinggi badan.
Dalil-dalil tentang adanya nazhor dalam Islam juga mengisyaratkan tentang terlarangnya pacaran. Karena jika calon pengantin sudah melakukan pacaran, tentu tidak ada manfaatnya melakukan Nazhor.
Setelah bulat keputusan maka hendaknya lelaki yang hendak menikah datang kepada wali dari sang wanita untuk melakukan khitbah atau melamar. Islam tidak mendefinisikan ritual atau acara khusus untuk melamar. Namun inti dari melamar adalah meminta persetujuan wali dari sang wanita untuk menikahkan kedua calon pasangan. Karena persetujuan wali dari calon wanita adalah kewajiban dan pernikahan tidak sah tanpanya. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Tidak sah suatu pernikahan kecuali dengan keberadaan wali” [HR. Tirmidzi 1026]

Siapkan Mahar

Hal lain yang perlu dipersiapkan adalah mahar, atau disebut juga mas kawin. Mahar adalah pemberian seorang suami kepada istri yang disebabkan pernikahan. Memberikan mahar dalam pernikahan adalah suatu kewajiban sebagaimana firman Allah Ta’ala yang artinya: “Maka berikanlah kepada mereka maharnya sebagai suatu kewajiban” [QS. An Nisa: 24]. Dan pada hakekatnya mahar adalah ‘hadiah’ untuk sang istri dan mahar merupakan hak istri yang tidak boleh diambil. Dan terdapat anjuran dari Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam untuk tidak terlalu berlebihan dalam mahar, agar pernikahannya berkah. Sebagaimana telah dibahas di atas.

Setelah itu semua dijalani akhirnya sampailah di hari bahagia yang ditunggu-tunggu yaitu hari pernikahan. Dan tali cinta antara dua insan pun diikat.

Belum Sanggup Menikah?

Demikianlah uraian singkat mengenai kiat-kiat bagi seseorang yang hendak menapaki tangga pernikahan. Nah, lalu bagaimana kiat bagi yang sudah ingin menikah namun belum dimampukan oleh Allah Ta’ala? Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman yang artinya: “Orang-orang yang belum mampu menikah hendaknya menjaga kesucian diri mereka sampai Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya” [QS. An Nur: 33]. As Sa’di menjelaskan ayat ini: “Yaitu menjaga diri dari yang haram dan menempuh segala sebab yang dapat menjauhkan diri keharaman, yaitu hal-hal yang dapat memalingkan gejolak hati terhadap hal yang haram berupa angan-angan yang dapat dikhawatirkan dapat menjerumuskan dalam keharaman” [Tafsir As Sa’di]. Intinya, Allah Ta’ala memerintahkan orang yang belum mampu untuk menikah untuk bersabar sampai ia mampu kelak. Dan karena dorongan untuk menikah sudah bergejolak mereka diperintahkan untuk menjaga diri agar gejolak tersebut tidak membawa mereka untuk melakukan hal-hal yang diharamkan.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga menyarakan kepada orang yang belum mampu untuk menikah untuk banyak berpuasa, karena puasa dapat menjadi tameng dari godaan untuk bermaksiat [HR. Bukhari 4678, Muslim 2485]. Selama masih belum mampu untuk menikah hendaknya ia menyibukkan diri pada hal yang bermanfaat. Karena jika ia lengah sejenak saja dari hal yang bermanfaat, lubang kemaksiatan siap menjerumuskannya. Ibnul Qayyim Al Jauziyah memiliki ucapan emas: “Jika dirimu tidak disibukkan dengan hal-hal yang baik, pasti akan disibukkan dengan hal-hal yang batil” (Al Jawabul Kaafi Liman Sa’ala ‘An Ad Dawa Asy Syafi, hal. 109). Kemudian senantiasa berdoa agar Allah memberikan kemampuan untuk segera menikah. Wallahul Musta’an




Semoga Bermanfaat.

Copy Right : iloveAllahindonesia.com
Oleh : Yulian Purnama
Posted By : Muhammad. R
READ MORE - Kiat-Kiat Menuju Pelaminan